<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[r:zrd] &#187; Adrenaline</title>
	<atom:link href="http://www.rizkyardianto.com/category/adrenaline/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rizkyardianto.com</link>
	<description>Rizky Ardianto</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 17:16:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>#033 &#124; The Job</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/the-job/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/the-job/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 13:45:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[February]]></category>
		<category><![CDATA[Project365]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[iPhone]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1794</guid>
		<description><![CDATA[
Saya salut dengan orang-orang seperti ini, tidak menyerah pada nasib dan tetap mencari pekerjaan yang halal walaupun berisiko tinggi. Pembersih dinding kaca di gedung pencakar &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/the-job/the-job/" rel="attachment wp-att-1795"><img class="alignnone size-full wp-image-1795" title="the-job" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2012/02/the-job.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p>Saya salut dengan orang-orang seperti ini, tidak menyerah pada nasib dan tetap mencari pekerjaan yang halal walaupun berisiko tinggi. Pembersih dinding kaca di gedung pencakar langit, pengumpul sampah, pengangkut peti kemas<em>, </em>mungkin bagi saya, pekerjaan semacam ini tertulis jauh di bawah daftar pekerjaan yang diinginkan. Pekerjaannya memang berisiko tinggi, namun tanpa mereka, pekerjaan saya yang sehari-hari berada di dalam gedung mungkin akan terasa jenuh karena melihat kaca kotor sehingga saya tidak bisa menikmati pemandangan dari dalam gedung. Tanpa adanya pengumpul sampah mungkin penyakit akan lebih mudah menyerang karena sampah berserakan, dan tanpa operator <em>forklift, </em>mungkin barang-barang yang saya pesan dari luar kota tidak bisa sampai dengan cepat dan selamat.</p>
<p>Hidup ini pilihan, termasuk pilihan untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan kemauan dan kemampuan. Jika pekerjaan adalah impian, maka kejarlah impian itu.</p>
<p>Dan saya berada disini, saat ini, menjalani salah satu impian untuk mengejar impian yang lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/the-job/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#014 &#124; Free Diving</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/free-diving/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/free-diving/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 16:59:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Diving]]></category>
		<category><![CDATA[January]]></category>
		<category><![CDATA[Project365]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1562</guid>
		<description><![CDATA[
KOMUNITAS Let&#8217;s Free Dive sedang melakukan latihan rutin di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. Latihan rutin ini dilaksanakan setiap hari sabtu mulai jam 10 pagi. &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/free-diving/free-diving/" rel="attachment wp-att-1564"><img class="alignnone size-full wp-image-1564" title="free-diving" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2012/01/free-diving.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><strong><em>KOMUNITAS <a title="Let's Free Dive" href="http://www.facebook.com/pages/Lets-Freedive/121664377953466" target="_blank">Let&#8217;s Free Dive</a> sedang melakukan latihan rutin di Kolam Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. Latihan rutin ini dilaksanakan setiap hari sabtu mulai jam 10 pagi. Bagi yang tertarik dan ingin mengenal lebih jauh dapat menghubungi melalui tautan <a title="Let's Free Dive" href="http://www.facebook.com/pages/Lets-Freedive/121664377953466" target="_blank">ini</a>.</em></strong></p>
<p>Tertarik untuk mencoba hal yang baru di tahun 2012 ini?</p>
<p>Free Diving dapat dimasukkan menjadi salah satu pilihan untuk dilakukan. Saya sendiri pertama kali mendengar istilah ini sewaktu mengunjungi Gili Trawangan di Lombok. Banyak dive resort disana menawarkan Free Diving. Saat itu saya menduga free diving adalah trial discovery scuba atau mencoba menyelam yang diberikan secara gratis, <em>yeah, silly</em>. Setelah mencari informasi dan videonya di YouTube, ternyata free diving adalah sebuah teknik menyelam tanpa menggunakan tabung oksigen, sehingga murni mengandalkan kekuatan penyelam menahan dan mengatur pernafasan di bawah air. Peralatan yang digunakan adalah masker dan fin yang di desain khusus untuk free diving untuk mendapatkan daya dorong yang maksimal. Untuk pemula atau yang gemar melakukan snorkeling, bisa juga mengenakan fin yang biasa digunakan untuk snorkeling atau diving.</p>
<p>Hari ini saya mencoba untuk mengenal free diving ini dengan datang langsung ke kolam renang Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta. Komunitas Let&#8217;s Free Dive menggelar latihan rutin setiap hari Sabtu mulai jam 10 pagi. Perkenalan saya dimulai dengan teknik <em>vertical equalizing </em>atau teknik penyesuaian tekanan telinga dengan cara menahan hidung dan mendorong udara ke telinga melalui mulut, mirip dengan teknik <em>equalizing </em>sewaktu diving, hanya saja dilakukan saat turun secara vertikal dengan bantuan tali yang telah diikat pada pemberat.</p>
<p>Teknik lain yang saya pelajari hari ini adalah menahan nafas secara statik, teknik ini penting untuk mengetahui kemampuan tubuh menahan nafas sampai batas maksimal. Agar dapat optimal, tubuh harus rileks, sehingga tidak ada rongga udara yang tertahan, hasilnya, maksimal yang saya bisa capai hari ini adalah 1 menit 35 detik. Setelah itu dipelajari pula teknik <em>duck dive </em>yang baik sehingga tidak banyak membuang oksigen. Untuk teknik yang satu ini saya masih kelabakan dan lebih sering berputar di air daripada menyelam ke bawah. Semoga di minggu berikutnya akan semakin terlatih dan lebih baik dari hari ini.</p>
<p>Tertarik untuk mencobanya? Hubungi kontak di atas atau bergabung dengan komunitasnya di Facebook.</p>
<p><a title="Let's Free Dive" href="http://www.facebook.com/pages/Lets-Freedive/121664377953466" target="_blank">Let&#8217;s Free Dive.</a></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/free-diving/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#011 &#124; Living My Life</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/living-my-life/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/living-my-life/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 12:02:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Flashback]]></category>
		<category><![CDATA[January]]></category>
		<category><![CDATA[Project365]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[flashback]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1533</guid>
		<description><![CDATA[
AJ HACKETT di Double Six, Kuta, Bali merupakan satu-satunya tempat Bungy Jumping di Indonesia untuk menguji nyali dan memacu adrenalin dengan cara melompat dari ketinggian &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/living-my-life/bungy-jumping-aj-hackett/" rel="attachment wp-att-1534"><img class="alignnone size-full wp-image-1534" title="bungy-jumping-aj-hackett" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2012/01/bungy-jumping-aj-hackett.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p><em><strong>AJ HACKETT di Double Six, Kuta, Bali merupakan satu-satunya tempat Bungy Jumping di Indonesia untuk menguji nyali dan memacu adrenalin dengan cara melompat dari ketinggian 40 meter, dengan menggunakan tali pengaman yang dililit pada kedua kaki. Berbagai variasi seperti lompat berdua atau mengendarai motor juga bisa dicoba disini. Credit foto: <a title="Sunu Pekujawang" href="http://www.twitter.com/sunu_pekujawang" target="_blank">Beto.</a></strong></em></p>
<p>Saya teringat pepatah lama, <em><strong>Kelak, yang disesali bukanlah hal-hal yang sudah pernah dilakukan, tetapi hal-hal yang belum pernah dilakukan. </strong></em>Hal ini biasanya berkaitan dengan kemampuan materi versus waktu, misalnya waktu masih kuliah punya banyak waktu dan keinginan untuk traveling misalnya, tapi terbentur dengan masalah uang. Saat ini, punya uang tapi tidak cukup punya waktu karena habis untuk bekerja dan harus mengandalkan sisa cuti dan liburan panjang di akhir pekan. Setelah ini, mungkin uang ada, waktu ada, tapi kemampuan dan energi sudah tidak sekuat sewaktu masih muda, sehingga tidak menikmati atau tidak bisa melakukan yang dari dulu diinginkan.</p>
<p>Mencoba Bungy Jumping misalnya, menurut saya sebaiknya dilakukan ketika keberanian sedang ada pada puncaknya, yaitu dikala muda. Sewaktu saya mencoba saja, ketika telah berada di ujung papan, sempat terhenti dan terpikir untuk mundur. Saya bersyukur kala itu saya berada di sekitar teman-teman yang sama gilanya, <del>mungkin</del>, untuk mencoba hal semacam ini sehingga saya tetap melompat dan bungy jumping ini menjadi <em>the best 10 seconds experience, </em>dan membuat tantangan-tantangan lainnya seperti rafting, g-max, diving, dan paralayang berada di bawahnya.</p>
<p>Saya ingat-ingat kembali hal-hal yang pernah menjadi impian, bongkar arsip-arsip lama, diktat kuliah, dan <em>scrap book. </em>Membayangkan kembali ke masa-masa kuliah dimana saya berangan-angan jika sudah bekerja nanti, saya akan melakukan apa. Pergi keluar negeri, punya mobil sendiri, punya rumah sendiri, bekerja di perusahaan multinasional, mencoba tantangan ekstrem, menjalajah Indonesia, mungkin beberapa sudah bisa saya coret dari daftar saya. Sisanya, selama energi masih ada dan saya masih bisa menikmati detik-detik yang dilalui saat mewujudkan impian, saya akan mencoba untuk merealisasikannya.</p>
<p><strong><em>Remember my past could make my future better and perhaps the best of my lives.</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/living-my-life/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#026 &#124; Pulau Lengkuas</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/pulau-lengkuas/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/pulau-lengkuas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Dec 2011 08:51:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1348</guid>
		<description><![CDATA[
PULAU LENGKUAS merupakan salah satu tujuan wisata di Pulau Belitong, disini pengunjung dapat menikmati pasir putih, bernarsis ria di antara batu granit, snorkeling, atau naik &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/pulau-lengkuas/pulau-lengkuas/" rel="attachment wp-att-1349"><img class="alignnone size-full wp-image-1349" title="pulau-lengkuas" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2011/12/pulau-lengkuas.jpg" alt="" width="800" height="449" /></a></p>
<p><strong><em>PULAU LENGKUAS merupakan salah satu tujuan wisata di Pulau Belitong, disini pengunjung dapat menikmati pasir putih, bernarsis ria di antara batu granit, snorkeling, atau naik ke mercusuar peninggalan Raja William III yang dibangun pada tahun 1882. Untuk mencapai puncak mercusuar dan melihat pemandangan dari atas, pengunjung harus naik ke lantai 18, dengan jarak antar lantai sebanyak 18 anak tangga.</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/pulau-lengkuas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#025 &#124; Love The Blue of Indonesia</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/love-the-blue-of-indonesia/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/love-the-blue-of-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2011 09:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1354</guid>
		<description><![CDATA[
WARNA oranye dari parasut dan birunya langit terlihat kontras dan menarik perhatian saya untuk mengabadikannya. Foto ini diambil saat sedang menunggu giliran terbang tandem Paralayang &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/love-the-blue-of-indonesia/paralayang/" rel="attachment wp-att-1355"><img class="alignnone size-full wp-image-1355" title="paralayang" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2011/12/paralayang.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><strong><em>WARNA oranye dari parasut dan birunya langit terlihat kontras dan menarik perhatian saya untuk mengabadikannya. Foto ini diambil saat sedang menunggu giliran terbang tandem Paralayang di Puncak, Bogor, Jawa Barat.</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/love-the-blue-of-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#022 &#124; Paralayang Discovery</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/paralayang-discovery/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/paralayang-discovery/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 08:03:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=1280</guid>
		<description><![CDATA[
SEORANG peserta tandem sedang berlari kecil bersama instruktur untuk menarik parasut ke tepi bukit di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Peserta memerlukan keberanian saat melangkah dari &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.rizkyardianto.com/paralayang-discovery/img_8156/" rel="attachment wp-att-1281"><img class="alignnone size-full wp-image-1281" title="IMG_8156" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2011/12/IMG_8156.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><em><strong>SEORANG peserta tandem sedang berlari kecil bersama instruktur untuk menarik parasut ke tepi bukit di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Peserta memerlukan keberanian saat melangkah dari ujung landasan dan bersiap untuk terbang bersama instruktur.</strong></em></p>
<p>Setelah sekian lama tertunda, akhirnya sempat juga mencoba salah satu olahraga yang menantang dan sanggup memacu adrenalin, yaitu paralayang. Untuk pertama kalinya, saya terbang tandem bersama salah seorang instruktur paralayang yang sudah puluhan tahun menekuni bidang ini. Berangkat dari Jakarta dan tiba di lokasi pukul 8.30 pagi, saya menunggu persiapan alat agar penerbangan kami dapat berlangsung dengan aman. Hari itu cuaca pagi cerah sehingga menurut instruktur saya dapat terbang selama 10-15 menit.</p>
<p>Tiba giliran saya untuk terbang, usai memakai pengaman, instruktur memberi penjelasan singkat tentang metode keselamatan agar dapat terbang dengan nyaman. Saya diminta untuk terus berlari dan terus melangkah saat mendekati tepi landasan. Rasanya luar biasa, menikmati pemandangan kebun teh dan Puncak dari udara, selama beberapa menit, menikmati angin yang berhembus dan kembali mendarat di tempat yang telah ditentukan. Sebuah pengalaman yang menarik, setelah mencoba olahraga darat dan laut akhirnya mencoba hal baru di udara.</p>
<p>Untuk mencoba tandem, diperlukan biaya 250-350 ribu rupiah, dengan lama terbang tergantung kondisi angin dan cuaca, sedangkan untuk dapat terbang solo, diperlukan lisensi untuk terbang yang dapat diambil di beberapa klub yang ada di Indonesia, dengan kisaran 5-7 juta rupiah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/paralayang-discovery/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#024 &#124; Gili Trawangan</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/gili-trawangan/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/gili-trawangan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 18:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[Diving]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[
KAPAL BERMOTOR yang membawa wisatawan maupun penduduk setempat dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan dan sebaliknya.
Gili dalam bahasa setempat, berarti pulau kecil. Gili Trawangan merupakan &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-902" href="http://www.rizkyardianto.com/gili-trawangan/gilitrawangan/"><img class="alignnone size-full wp-image-902" title="Gili Trawangan" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/12/GiliTrawangan.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><strong><em>KAPAL BERMOTOR yang membawa wisatawan maupun penduduk setempat dari Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan dan sebaliknya.</em></strong></p>
<p>Gili dalam bahasa setempat, berarti pulau kecil. Gili Trawangan merupakan salah satu pulau kecil di sebelah barat pulau Lombok, berdekatan dengan dua Gili lainnya, Gili Meno dan Gili Air. Waktu tempuh menuju Gili Trawangan dari Lombok hanya sekitar 30 menit dengan menggunakan kapal bermotor, dengan tarif 10.000 rupiah sekali jalan. Ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di pulau ini, diantaranya snorkeling, diving, bersepeda, sekedar jalan-jalan di tepi pantai atau berkunjung ke konservasi penyu.</p>
<p>Bagi saya, kurang lengkap rasanya berkunjung ke Gili Trawangan tanpa menyempatkan diri untuk menikmati dunia bawah laut alias menyelam. Sebuah dive centre yang cukup besar, <a title="Trawangan Dive" href="http://www.trawangandive.com" target="_blank">Trawangan Dive</a> saya pilih karena kebetulan paling dekat dengan meeting point. Harga paketnya sebesar 60 USD dengan tambahan 5 USD untuk konservasi terumbu karang dikurangi diskon 10% untuk wisatawan lokal. Biaya ini sudah termasuk sewa peralatan, diantaranya wet suit, masker, fin, tabung oksigen, dan BCD beserta regulatornya. Lama tidak menyelam, membuat saya harus merefresh kembali kemampuan di kolam, sesuai dengan peraturan internasional untuk keselamatan kala menyelam. Satu jam kemudian kami menuju ke diving spot dengan jarak 15 menit dari Gili Trawangan, beserta 3 wisatawan asal Inggris dan seorang dive master asal Australia.</p>
<p>Penyelaman saya yang kelima ini disertai dengan hujan dan air yang berarus. Dengan jam selam yang terus bertambah, kini saya bisa menikmati suasana bawah air dengan lebih nyaman, walaupun cuaca mendung yang mengurangi jarak pandang saat menyelam. Di kedalaman 10-15 meter, saya banyak melihat ikan-ikan kecil berwarna ungu yang berenang berkelompok, terumbu karang yang halus maupun kasar, dan Penyu. Beberapa bagian yang saya lewati merupakan terumbu karang yang telah rusak diterjang badai beberapa tahun yang lalu dan kini tengah dikonservasi. Setelah 45 menit berlalu, tabung oksigen saya telah menipis dan saatnya kembali ke permukaan, untuk bersiap-siap menyeberang kembali ke Lombok.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/gili-trawangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I’m a Certified Diver</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/diving/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/diving/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 11:05:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Rizky Ardianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adrenaline]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>
		<category><![CDATA[Diving]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[
Diving katanya salah satu olahraga penuh tantangan yang memacu adrenalin. Buat saya pribadi, adrenalin saya terpacu ketika berhadapan dengan hal yang baru. Pindah ke kantor &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-235" title="Diving" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2009/10/IMG_0801-1.JPG" alt="Diving" width="800" height="450" /></p>
<p>Diving katanya salah satu olahraga penuh tantangan yang memacu adrenalin. Buat saya pribadi, adrenalin saya terpacu ketika berhadapan dengan hal yang baru. Pindah ke kantor baru, pertama kali nyoba bungy jumping, pertama kali belajar nyetir mobil atau pertama kali ke luar negeri. Ga salah juga memang kalo diving dibilang sebagai salah satu olahraga yang menantang. Kita masuk ke sebuah dunia yang sama sekali baru, merasakan melayang di bawah air dan bertemu dengan flora dan fauna yang mungkin sebelumnya hanya kita lihat di media.</p>
<p>Sudah sejak dulu saya ingin mengetahui rasanya menyelam. Tahun lalu, ketika saya dan beberapa teman berkunjung ke Bali, saya sempatkan untuk mencoba discovery diving di tanjung benoa. Pada waktu itu, saya belum menikmati asyiknya menyelam, karena kami hanya di tarik oleh instruktur, disuruh memegang karang dan memberi makan roti pada ikan-ikan di karang tersebut. Tidak puas hanya dengan hal ini, tahun ini saya berkesempatan untuk belajar diving langsung dengan instruktur yang memang berpengalaman. Beberapa sesi di kelas dan kolam semakin membuat saya lebih mengenal aktivitas ini. Dari mulai pengenalan perlengkapan, flora dan fauna di bawah laut, prosedur keselamatan dan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di dalam air diperkenalkan. Setelah sesi kolam di senayan, saya semakin tak sabar untuk merasakan penyelaman di bawah laut.</p>
<p>Akhirnya tibalah pada ujian open water diver di pulau sepa, kepulauan seribu, selama 2 hari. Disana saya merasakan langsung sensasi menyelam yang sangat menarik, melihat anemon, clown fish, lion fish, serta flora dan fauna lainnya yang sebelumnya hanya saya lihat di majalah atau film dokumenter.</p>
<p>Welcome to the Ocean.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/diving/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

