<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[r:zrd] &#187; Movie</title>
	<atom:link href="http://www.rizkyardianto.com/category/movie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rizkyardianto.com</link>
	<description>Rizky Ardianto</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:48:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>#010 &#124; Medan Plaza</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/mp/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/mp/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 16:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[
There is always a first time for everything.
Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-548" href="http://www.rizkyardianto.com/mp/img_1723/"><img class="alignnone size-full wp-image-548" title="Plaza" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG_1723.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><strong>There is always a first time for everything.</strong></p>
<p>Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di Medan, saya sempatkan untuk  nonton ke bioskop, untuk nonton <em>installment </em>ketiga dari serial saga Twilight, berjudul Eclipse. Film pertama, Twilight, saya tonton di bioskop, dengan kesan filmnya biasa aja, alurnya lambat dengan konflik yang ga terlalu istimewa. Seri kedua, New Moon, baru saya tonton lewat DVD, 3 jam sebelumnya, karena kebetulan saya membawa beberapa DVD yang belum sempat ditonton dan salah satunya New Moon ini. Saya tonton semata-mata agar alur ceritanya tetap bisa saya ikuti. Kesan dari New Moon, hampir sama dengan film yang pertama, ga terlalu berkesan.</p>
<p>Di film yang ketiga ini, emosi dan konflik sudah mulai terasa, dimana keputusan yang cukup besar harus diambil oleh Bella, sang Juliet dalam cerita ini, yang harus memilih antara Romeo A &#8211; Edward atau Romeo B &#8211; Jacob. Walaupun tahu bahwa Bella akan tetap memilih Edward, ada saat-saat dimana dia bisa saja merubah keputusannya dan berpaling ke Jacob. Ditambah lagi, sebuah keputusan lain yang juga besar, saat nanti Bella memutuskan untuk menjadi vampir, artinya dia akan memulai genderang perang antara keluarga Cullen dengan Quileute.</p>
<p>Dari ketiga film ini, menurut saya Eclipse lah film yang terbaik dari 2 film sebelumnya dan membuat saya ingin menonton seri berikutnya, Breaking Dawn. Saya memang tidak mengikuti bukunya, tapi saya yakin membaca bukunya akan jauh lebih seru dibandingkan filmnya.</p>
<p>Oke, cukup dengan filmnya. Ada satu hal lagi yang memang dari dulu ingin saya lakukan, yaitu mencoba setiap bioskop di kota yang saya singgahi. Bioskop pertama, Medan Plaza, punya suasana yang agak tradisional, mirip dengan Planet Hollywood di Jakarta. Pemanggilan penonton dilakukan dengan membunyikan bel, owh, so last year. Sistem audio biasa aja dan cropping film dari operator kurang bagus sehingga masih meninggalkan bayangan di sisi atas dan bawah film. Untuk ukuran Medan, rasanya perlu dibenahi, karena walaupun belum ada kompetitor seperti di Bandung dan Jakarta, penonton sudah sewajarnya diberikan pengalaman yang baru dalam menonton film.</p>
<p>Sebagai baseline, bioskop ini saya kasih 2 bintang, dan akan saya bandingkan dengan bioskop lainnya di Grand Palladium, Sun Plaza dan Thamrin Plaza.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/mp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#001 &#124; RealD Clip-On Glasses</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/clipon3d/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/clipon3d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 May 2010 16:16:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[
Today, I am starting to do one of my resolution for this year, called A Photography Project 365. Some people already did this kind of &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-432" href="http://www.rizkyardianto.com/clipon3d/day001/"><img class="alignnone size-full wp-image-432" title="Clip-On RealD Glasses" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/05/Day001.jpg" alt="" width="775" height="436" /></a></p>
<p>Today, I am starting to do one of my resolution for this year, called A Photography Project 365. Some people already did this kind of projects, and it works.  Hope that I can improve My sense and skills as beginner photographer. So, let&#8217;s start!</p>
<p>Avatar has set a very high bar on the 3D movie industries. Great story combined with great visualization and it comes on 3D. Any previous 3D movies will be compared with Avatar, and still, Avatar have have higher rank.</p>
<p>For viewer with glasses, wearing additional 3D glasses was a little bit of uncomfortable. Fortunately industry come with solution, 3D glasses on clip-on format, that lightweight and can be easily put in front of our glasses. Consider that upcoming movies will also come in 3D, I decided to have one. This clip-on only works at theatres with RealD cinema only, that using circular polarization technology. I like it better than anaglyph technology, since the image was more natural.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/clipon3d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Butterfly Effect</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/tb/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/tb/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 10:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=330</guid>
		<description><![CDATA[
The butterfly  effect is a metaphor that encapsulates the concept of sensitive  dependence on initial conditions in chaos theory; namely that small  &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-335" href="http://www.rizkyardianto.com/tb/img_8424/"><img class="alignnone size-full wp-image-335" title="IMG_8424" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/02/IMG_8424.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<blockquote><p>The butterfly  effect is a metaphor that encapsulates the concept of sensitive  dependence on initial conditions in chaos theory; namely that small  differences in the initial condition of a dynamical system may produce  large variations in the long term behavior of the system. Although this  may appear to be an esoteric and unusual behavior, it is exhibited by  very simple systems: for example, a ball  placed at the crest of a hill  might roll into any of several valleys depending on slight differences  in initial position. The butterfly effect is a common trope in fiction  when presenting scenarios involving time travel and with &#8220;what if&#8221;  scenarios where one storyline diverges at the moment of a seemingly  minor event resulting in two significantly different outcomes.</p>
<p>http://en.wikipedia.org</p></blockquote>
<p>Bulan Februari diawali dengan serial Lost Season 6 yang mulai tayang  kembali. Season ini merupakan penutup dari serial Lost yang telah  disiarkan sejak tahun 2004. Sejak awal, kehadirannya sudah menarik  perhatian, dengan tema kecelakaan pesawat yang tak biasa, plot ceritanya  sangat memukau dan membuat penasaran di akhir setiap episode-nya.</p>
<p>Ada yang menarik di episode pertama di season 6 ini. Cerita diawali  dengan selamatnya pesawat Oceanic815 dan sampai ke Los Angeles. Apakah  memang mereka berhasil merubah sejarah dengan meledakkan bom di pulau  tersebut? Jawabannya ada di 16 episode berikutnya.</p>
<p>Yang lebih menarik adalah, ide cerita untuk merubah sejarah dengan kembali  ke masa lalu. Sudah beberapa film mengetengahkan tentang tema serupa.  Sebut saja The Butterfly Effect, Heroes, Terminator dan Medley. Intinya  kita kembali ke masa lalu untuk merubah masa depan sesuai dengan yang  kita harapkan. Sebagian dari kita mungkin sering berandai-andai, gimana  kalo dulu kuliah di luar negeri, gimana kalo dulu ketinggalan pesawat,  atau gimana kalo dulu menerima tawaran kerja di Bank. Intinya, penyesalan atas berbagai kesempatan yang disengaja atau tidak, pernah kita lewatkan di masa lalu.</p>
<p>Secara umum, the butterfly effect merupakan sebuah konsep, dimana  perubahan dari hal kecil akan menimbulkan efek yang bervariasi di masa  yang akan datang. Di film The Butterfly Effect misalnya saat sang tokoh  utama, Evan, kembali ke masa lalu untuk merubah masa depannya, hal  tertentu memang sesuai dengan keinginannya, tapi selain itu juga ada  efek samping yang tidak dia inginkan diluar dugaannya. Hal ini pula  nampaknya yang dimunculkan kembali pada serial Lost season terakhir ini.  Visualisasi bagaimana jika Oceanic815 tidak mengalami kecelakaan dan  tiba di Los Angeles dengan selamat, akankah semuanya berakhir bahagia  atau justru malah berdampak buruk kepada mereka. Komentar klisenya, ya  kalo mereka selamat, ga bakalan ada serial ini, mungkin judulnya bukan  Lost.</p>
<p>Komentar saya, bagaimanapun usaha kita untuk kembali ke masa lalu dan  berusaha merubah sejarah, masa depan belum tentu sesuai dengan apa yang  diharapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/tb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Movies of 2008</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/movies2008/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/movies2008/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 14:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[
Movies of the Year Dua Rebu Dalapan, saatnya menikmati lagi film-film baru di bioskop setiap minggunya dan tentunya ngasih komentar singkat dari film tersebut, berhubung &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-30" title="movies2008" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2009/05/mov-1-2.jpg" alt="movies2008" width="799" height="313" /></p>
<p>Movies of the Year Dua Rebu Dalapan, saatnya menikmati lagi film-film baru di bioskop setiap minggunya dan tentunya ngasih komentar singkat dari film tersebut, berhubung dari awal taun, jadinya diurutin berdasarkan waktu nontonnya aja deh.</p>
<ul>
<li>The Golden Compass | Loh, kok bersambung.</li>
<li>Kawin Kontrak | Menghibur, kocak.</li>
<li>Otomatis Romantis | Biasa untuk untuk ukuran film, kameranya kenapa ya?</li>
<li>Perempuan Punya Cerita | Sedih, sedih, sedih, sedih.</li>
<li>13 Beloved | Thrilled, seru, smart.</li>
<li>Rahasia Bintang | Penonton yang laen sih ampe teriak-teriak.</li>
<li>XL, Extra Large | Cast-nya kurang pas.</li>
<li>Love | Haru, romantis, cerita ama karakternya dapet.</li>
<li>Jumper | Menarik tapi kurang berkesan.</li>
<li>Cloverfield | Feel real, seru.</li>
<li>Claudia/Jasmine | Kocak, ada adegan yang agak ganggu.</li>
<li>Ayat-Ayat Cinta | Alurnya terlalu cepet, emosinya dapet.</li>
<li>CJ7 | Ssoo Stephen Chow</li>
<li>10.000 BC | It’s like a bedtime story.</li>
<li>DO, Drop Out | Maksudnya mau masukin Sex Education?</li>
<li>Vantage Point | Wwow, seru.</li>
<li>Dr. Seuss: Horton Hears a Who | Lucu, Kocak.</li>
<li>Fool’s Gold | Menghibur.</li>
<li>The Tarix JabriX | Kocak ala urang Bandung.</li>
<li>Namaku Dick | Curiga terinspirasi Ants In The Pants + Good Luck Chuck?</li>
<li>Iron Man | Better than Jumper</li>
<li>Ada Kamu, Aku Ada | Ga dapet sponsor? Ga gitu dong caranya..!?!</li>
<li>Lost in Love | Ga sebagus soundtracknya.</li>
<li>Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skulls | Film lama di masa kini.</li>
<li>Coblos Cinta | Sayangnya ga gitu bagus, kurang nendang.</li>
<li>The Happening | Ceritanya cukup orisinil &amp; mencekam.</li>
<li>Kungfu Panda | Lucu, kocak.</li>
<li>Incredible Hulk | Lebih bagus dari yang pertama.</li>
<li>Fiksi | Cocok untuk film festival memang.</li>
<li>Sex and the City | Good ending for the series.</li>
<li>Hancock | Kocak, the legend has back.</li>
<li>Tri Mas Getir | Pemerannya kocak, ceritanya nggak.</li>
<li>Wanted | Entertainment in a full package.</li>
<li>The Dark Knight | The best summer movies deh.</li>
<li>I Want to Believe | Kalo bukan X-Files, curiga ga banyak yang nonton.</li>
<li>Tomb of the Dragon Emperor | Cheesy, lebih berkesan yang pertama.</li>
<li>Step-Up 2: to the Streets | Seru, banyak lagu bagus.</li>
<li>Wall-E | Terlalu serius untuk ukuran film animasi buat anak-anak.</li>
<li>Laskar Pelangi | Oke, adaptasi novel ga harus sama persis kan.</li>
<li>Body of Lies | Amerika jago kalo bikin Propaganda, sayangnya murahan.</li>
<li>Doa yang Mengancam | Aktingnya Aming gitu-gitu aja, ga spesial.</li>
<li>Eagle Eye | Seru, ngingetin ke Minority Report + Enemy of the State.</li>
<li>Max Payne | Kelam, seru.</li>
<li>Quantum of Solace | Lebih seru yang sebelumnya.</li>
<li>The Shaman | Format widescreen-nya ga sebanding ama kualitas gambarnya.</li>
<li>Twilight | Agak jauh ya kalo dibandingin ama Harry Potter</li>
<li>The Day the Earth Stood Still | Ide ceritanya oke, save the earth.</li>
<li>3 Doa 3 Cinta | Film indonesia dengan dialog yang baik.</li>
</ul>
<p>Top 3:</p>
<p>Untuk film Indonesia:</p>
<p>1. Love<br />
2. Perempuan Punya Cerita<br />
3. Ayat-Ayat Cinta</p>
<p>Untuk film asing:</p>
<p>1. The Dark Knight<br />
2. Wanted<br />
3. Vantage Point</p>
<p>Kalo yang masuk kategori, biassa!</p>
<p>* Otomatis Romantis<br />
* The Golden Compass</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/movies2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Movies of 2007</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/movies2007/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/movies2007/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 14:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[
Di tahun 2007, ga kerasa saya udah nonton sekitar 29 judul film di bioskop, apalagi semenjak punya kartu kredit, nonton hemat ga cuma bisa hari &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-15" title="2007" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2009/05/mov-1.jpg" alt="2007" width="800" height="313" /></p>
<p>Di tahun 2007, ga kerasa saya udah nonton sekitar 29 judul film di bioskop, apalagi semenjak punya kartu kredit, nonton hemat ga cuma bisa hari senin aja, weekend pun bisa, baik di XXI atau di BlitzMegaplex. Hampir setiap pekan, walaupun ga ada film yang recommended banget, saya pergi ke bioskop dan milih satu film untuk ditonton, termasuk film Indonesia kalo penasaran atau pilihannya terbatas.</p>
<p>Film memang udah jadi bagian dari kehidupan sekarang ini, bahkan semenjak SMU, saya dan beberapa temen sering juga nomat setiap hari senin dan selasa nonton film di bioskop. Bahkan sempet punya impian untuk nyoba semua bioskop yang ada di Bandung, Mulai dari BIP 21 (Sekarang Empire 21), Ciwalk 21 &amp; XXI, Palaguna, Galaxy, Nusantara, Regent, Plaza, Dallas, BlitzMegaplex, BSM XXI, bahkan Dian Theater udah pernah dicoba. Setelah sempet belajar sistem tata suara, pemilihan tempat dan tata suara dalam studio juga jadi pertimbangan yang penting sebelum nonton. Untuk film aksi, sebisa mungkin harus di studio terbesar yang punya layar lebih lebar &amp; tata suara canggih yang dilengkapin dengan Dolby Surround atau THX Certified (sayangnya di Bandung cuma di BSM XXI studio 1 yang udah dapet sertifikasi THX). Sedangkan untuk film drama atau film Indonesia cukup di studio yang biasa soalnya paling banter tata suaranya Dolby Stereo.</p>
<p>Nah, sekarang cuma mau ngasih nilai aja untuk film-film yang udah ditonton sepanjang taun 2007 ini.. (in alphabetical order)</p>
<ul>
<li>3 Hari untuk Selamanya | Jalan cerita oke, endingnya…?</li>
<li>Alien vs Predator: Requiem | Parah bets, kaya nonton satria baja item</li>
<li>Babel | Deep, mengharukan</li>
<li>Bee Movie | Oke, lucu</li>
<li>Beowulf | Animasinya keren banget, kecuali scene api &amp; air</li>
<li>Blood Diamond | Seru, good cast</li>
<li>CinTapuccino | It’s “everybody’s story”</li>
<li>Fantastic 4 | Aksinya kurang, endingnya biasa</li>
<li>Get Married | Berantemnya meyakinkan untuk ukuran komedi</li>
<li>Harry Potter and the Order of the Phoenix | Seru</li>
<li>I Am Legend | Ngagetin, alur lambat</li>
<li>Love is Cinta | Chemistry kurang, iklan dimana-mana</li>
<li>Maaf, Saya Menghamili Istri Anda | Kocak</li>
<li>Mengejar Mas-Mas | Lucu, ringan, njawi</li>
<li>National Treasure: Book of Secrets | Awalnya agak bosenin, idenya oke</li>
<li>Night at the Museum | Lucu, fun, menghibur</li>
<li>Ocean 13 | Smart, good cast, fun</li>
<li>Pirates of the Carribean &#8211; At World’s End | Seru, kocak, keren</li>
<li>Sang Dewi | Tinju, drama dan Ong Bak</li>
<li>Selamanya | Pesen moral nyampe, pengambilan gambar agak maksa</li>
<li>Shooter | Smart, ending ga maksa, cool</li>
<li>Spider-Man | Cool, seru, great visual effect</li>
<li>The Butterfly | Sinematografinya keren, alur maju-mundur</li>
<li>The Bourne Ultimatum | Cool, smart, seru</li>
<li>The House | Serem, ngagetin, twisted plotnya oke</li>
<li>The Photograph | Sinematografi keren, cerita oke, good cast</li>
<li>The Simpsons | Menghibur, lucu, bentar doang</li>
<li>Transformers | Visual efeknya keren, jalan cerita gitu deeh</li>
<li>Quickie Express | Lucu, pemerannya pas &amp; tampil total</li>
</ul>
<p>Top 3 untuk film Indonesia:<br />
1. The Photograph<br />
2. 3 Hari untuk Selamanya<br />
3. The Butterfly</p>
<p>Sedangkan untuk film asing:<br />
1. The Bourne Ultimatum<br />
2. Spider-Man<br />
3. Shooter</p>
<p>Film yang ngga banget:<br />
Indonesia: Love is Cinta<br />
Asing: Alien vs Predator: Requiem</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/movies2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
