<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[r:zrd] &#187; [r:zrd]</title>
	<atom:link href="http://www.rizkyardianto.com/category/rzrd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rizkyardianto.com</link>
	<description>Rizky Ardianto</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:48:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>#012 &#124; Tak Ada Akar, Rotan Pun Jadi</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[
Kota medan memang menjanjikan wisata kuliner yang unik dan tak dijumpai di daerah lain. Di bulan Ramadhan ini khususnya, sebut saja Bubur Pedas dan Pakkat &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-567" href="http://www.rizkyardianto.com/pakkat/rotan/"><img class="alignnone size-full wp-image-567" title="Rotan" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/08/Rotan.jpg" alt="" width="800" height="416" /></a></p>
<p>Kota medan memang menjanjikan wisata kuliner yang unik dan tak dijumpai di daerah lain. Di bulan Ramadhan ini khususnya, sebut saja Bubur Pedas dan Pakkat atau Rotan Muda, menjadi makanan yang diburu oleh pecinta wisata kuliner. Keduanya merupakan makanan khas yang hanya muncul di saat Ramadhan.</p>
<p>Penampakan mentah dari pakkat seperti batang tebu atau bambu biasa, setelah dibakar beberapa menit di atas arang batok kelapa, kulitnya dapat dikupas dan meninggalkan dagingnya yang berwarna putih, seperti ketela, hanya lebih ramping. Wanginya seperti jagung rebus, dan rasanya seperti jagung muda dengan sedikit rasa pahit. Biasanya disajikan dengan bumbu serundeng yang gurih, sehingga menyamarkan rasa pahit apabila dimakan langsung tanpa tambahan bumbu.</p>
<p>Pakkat ini dijual per batang, dengan panjang sekitar 30-40 cm dengan harga 2.000 rupiah, atau 5.000 rupiah untuk 3 batang. Paling nikmat dihidangkan saat masih hangat, dengan taburan bumbu serundeng yang dijual terpisah, dengan harga 3.000 per bungkus. Kabarnya pakkat ini dapat menambah nafsu makan bagi yang menyantapnya.</p>
<p>Tergoda dengan keunikannya, mampir saja ke sekitar jalan Letda Sujono, setiap hari selama bulan Ramadhan, mulai pukul 3 sore.</p>
<p>Untuk bubur pedas sendiri, saya berkesempatan mencobanya di Ramadhan Fair 2010 di sekitar Masjid Raya, rasanya unik karena tidak sesuai dengan namanya, ga ada pedas-pedasnya sama sekali. Warnanya agak kekuningan dengan taburan urap, yang juga rasanya tidak pedas. Mungkin pedas dalam bahasa Medan punya arti tertentu? Harganya sendiri cukup terjangkau, 1 porsi bubur pedas dapat diperoleh dengan 12.000 rupiah. Jika tertarik untuk mencobanya, bisa didapatkan di Ramadhan Fair di sekitar Masjid Raya beserta beragam hidangan khas Ramadhan lainnya dari Medan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#011 &#124; We Need You! Work Safely</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 09:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[
Terharu saya ngeliat tulisan ini, We Need You! Work Safely (Kami Butuh Anda! Bekerjalah dengan Selamat). Sebuah kata-kata sederhana, dan mungkin kata-kata seperti ini lebih &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-579" href="http://www.rizkyardianto.com/wnyws/collages/"><img class="alignnone size-full wp-image-579" title="wnyws" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/08/Collages.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p>Terharu saya ngeliat tulisan ini, <strong>We Need You! Work Safely (Kami Butuh Anda! Bekerjalah dengan Selamat).</strong> Sebuah kata-kata sederhana, dan mungkin kata-kata seperti ini lebih cocok  ditempel di dinding di perusahaan tempat kita bekerja. Yang beda disini  adalah, kata-kata ini tertulis di box catering, dan belum pernah saya  jumpai di box makanan manapun. Mungkin harapan dari perusahaan catering  ini adalah, kita selalu sehat dan memesan makanan dari catering ini,  karena bagaimanapun dia perlu orang yang masih memakan produknya agar  perusahaan tetap berjalan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#010 &#124; Medan Plaza</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/mp/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/mp/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 16:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[
There is always a first time for everything.
Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-548" href="http://www.rizkyardianto.com/mp/img_1723/"><img class="alignnone size-full wp-image-548" title="Plaza" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG_1723.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><strong>There is always a first time for everything.</strong></p>
<p>Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di Medan, saya sempatkan untuk  nonton ke bioskop, untuk nonton <em>installment </em>ketiga dari serial saga Twilight, berjudul Eclipse. Film pertama, Twilight, saya tonton di bioskop, dengan kesan filmnya biasa aja, alurnya lambat dengan konflik yang ga terlalu istimewa. Seri kedua, New Moon, baru saya tonton lewat DVD, 3 jam sebelumnya, karena kebetulan saya membawa beberapa DVD yang belum sempat ditonton dan salah satunya New Moon ini. Saya tonton semata-mata agar alur ceritanya tetap bisa saya ikuti. Kesan dari New Moon, hampir sama dengan film yang pertama, ga terlalu berkesan.</p>
<p>Di film yang ketiga ini, emosi dan konflik sudah mulai terasa, dimana keputusan yang cukup besar harus diambil oleh Bella, sang Juliet dalam cerita ini, yang harus memilih antara Romeo A &#8211; Edward atau Romeo B &#8211; Jacob. Walaupun tahu bahwa Bella akan tetap memilih Edward, ada saat-saat dimana dia bisa saja merubah keputusannya dan berpaling ke Jacob. Ditambah lagi, sebuah keputusan lain yang juga besar, saat nanti Bella memutuskan untuk menjadi vampir, artinya dia akan memulai genderang perang antara keluarga Cullen dengan Quileute.</p>
<p>Dari ketiga film ini, menurut saya Eclipse lah film yang terbaik dari 2 film sebelumnya dan membuat saya ingin menonton seri berikutnya, Breaking Dawn. Saya memang tidak mengikuti bukunya, tapi saya yakin membaca bukunya akan jauh lebih seru dibandingkan filmnya.</p>
<p>Oke, cukup dengan filmnya. Ada satu hal lagi yang memang dari dulu ingin saya lakukan, yaitu mencoba setiap bioskop di kota yang saya singgahi. Bioskop pertama, Medan Plaza, punya suasana yang agak tradisional, mirip dengan Planet Hollywood di Jakarta. Pemanggilan penonton dilakukan dengan membunyikan bel, owh, so last year. Sistem audio biasa aja dan cropping film dari operator kurang bagus sehingga masih meninggalkan bayangan di sisi atas dan bawah film. Untuk ukuran Medan, rasanya perlu dibenahi, karena walaupun belum ada kompetitor seperti di Bandung dan Jakarta, penonton sudah sewajarnya diberikan pengalaman yang baru dalam menonton film.</p>
<p>Sebagai baseline, bioskop ini saya kasih 2 bintang, dan akan saya bandingkan dengan bioskop lainnya di Grand Palladium, Sun Plaza dan Thamrin Plaza.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/mp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#009 &#124; Persepsi</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/persepsi/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/persepsi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 17:04:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[
Tadi pagi, sewaktu perjalanan menuju kantor, ada seseorang yang memberitahu bahwa roda belakang mobil saya bocor. Setelah itu, saya coba merasakan kejanggalan atau hal yang &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-536" href="http://www.rizkyardianto.com/persepsi/persepsi-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-536" title="persepsi" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/06/persepsi1.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p>Tadi pagi, sewaktu perjalanan menuju kantor, ada seseorang yang memberitahu bahwa roda belakang mobil saya bocor. Setelah itu, saya coba merasakan kejanggalan atau hal yang mungkin lain dari biasanya, mengingat ada beberapa cerita dengan modus perampokan yang diawali dengan hal seperti ini. Setelah beberapa saat dan agak jauh dari orang yang memberitahu tadi, saya putuskan untuk menepi dan memeriksa roda belakang. Terlihat baik-baik saja dan tak ada masalah, saya putuskan untuk melanjutkan perjalanan. Sisa perjalanan ke kantor saya masih merasakan kejanggalan terhadap sisi roda belakang, sesampainya ke kantor pun kembali saya cek dan rasanya tak ada masalah.</p>
<p>Untuk lebih meyakinkan diri sendiri, pulang kantor saya sempatkan untuk mampir di sebuah SPBU yang menyediakan pengecekan tekanan ban di sekitar jalan Gatot Subroto, mau langsung ke bengkel rasanya agak berlebihan, karena tampak kasat mata, kondisinya baik-baik saja. Tekanan ban yang disarankan (dalam keadaan dingin seharusnya) adalah 35 PSI atau 2.4 Bar. Hmm, masih normal ternyata, tekanan roda belakang, keduanya masih di kisaran 2.4 Bar. Memang tekanan semua roda baru saya cek minggu sebelumnya.</p>
<p>Mungkin ini yang disebut realitas sebagai akibat dari persepsi, karena sepanjang perjalanan saya merasa ada hal yang janggal, padahal sebenarnya dari hal teknis, tak ada masalah. Dan anehnya, setelah dilakukan pengecekan, perasaan mengendarai mobil tersebut kembali normal.</p>
<p>Setelah ini saya merasa tagline Just Do It! lebih bermakna dibandingkan sebelumnya. Daripada terlalu banyak persepsi yang membuat kita enggan atau bahkan tak jadi melakukan sesuatu karena ketakutan yang mungkin hanya ada di pikiran kita, lebih baik coba dulu, baru kita lihat hasilnya.</p>
<p><em><a title="Wikipedia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Persepsi" target="_blank"><strong>Persepsi</strong></a> adalah sebuah proses saat individu mengatur dan  menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti  bagi lingkungan mereka.<sup id="cite_ref-persepsi_0-0"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Persepsi#cite_note-persepsi-0">[1]</a></sup> Perilaku individu seringkali didasarkan pada  persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri.<sup id="cite_ref-persepsi_0-1"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Persepsi#cite_note-persepsi-0">[1]</a></sup></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/persepsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#008 &#124; Gak Jelas</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/gakjelas/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/gakjelas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Jun 2010 04:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=524</guid>
		<description><![CDATA[
Gambar apaan sih ini? gak jelas banget!

Gak jelas? Pake kacamata doong!
Gak jelas? Cari guru yang lain laah!
Gak jelas? Ooo, mungkin autofocusnya belon dinyalain kalii!
Gak jelas? &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-525" href="http://www.rizkyardianto.com/gakjelas/img_0141/"><img class="alignnone size-full wp-image-525" title="IMG_0141" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/06/IMG_0141.jpg" alt="" width="800" height="452" /></a></p>
<p><strong>Gambar apaan sih ini? gak jelas banget!</strong></p>
<ul>
<li>Gak jelas? Pake kacamata doong!</li>
<li>Gak jelas? Cari guru yang lain laah!</li>
<li>Gak jelas? Ooo, mungkin autofocusnya belon dinyalain kalii!</li>
<li>Gak jelas? Pake pensil 9B sanah!</li>
<li>Gak jelas? Gantung gitu, maksudnya status lo?</li>
<li>Gak jelas? Yaa, biasanya sih tipe film festival memang gitu!</li>
<li>Gak jelas? Iya nih, masa tiap ganti menteri, kurikulumnya juga ganti!</li>
</ul>
<p>Banyak ya ketidakjelasan di sekitar kita, dari aktivitas sehari-hari, sampe ke urusan pemerintahan yang kayanya ga jelas banget, berjuang untuk rakyat, untuk partai, atau untuk keluarga &amp; dirinya sendiri. Sampe-sampe untuk hubungan interpersonal ada lagunya tuh, <em>maau dibaawa kemanaa hubungan iniii..</em></p>
<p>Hehe, oke, kembali ke topik <span style="text-decoration: line-through;">ga pake hidayat</span>, tanpa saya sadari, ketidakjelasan ini memang diperlukan. Saya coba bayangkan kalo semua hal di dunia ini udah ada penjelasannya secara mendetail, dimana semua hal ada buku manualnya. Sepertinya udah ga ada lagi rasa penasaran untuk mencoba hal yang baru untuk pertama kalinya. Misalnya di buku manual tertera, <em>untuk dapat mengendarai sepeda, diperlukan keseimbangan&#8230; </em>Bagaimana kita bisa merasakan rasa seimbang itu sebelum kita merasakan jatuh karena ketidakseimbangan?</p>
<p>Ketidakjelasan membuat kita untuk terus berinovasi, minimal dalam mencari jawaban atas ketidakjelasan tadi, kita menemukan hal baru yang membuat kita lebih kuat dan lebih tahu dari sebelumnya, selama kita semangat untuk mencari jawabannya. <span style="text-decoration: line-through;">Kalo ketidakjelasan tadi berhubungan dengan cacat mata, pake kacamata bisa bikin jadi lebih keren juga looh.</span></p>
<ul>
<li>Gak jelas? Promo gitu lloh, tanya customer service deeh!</li>
<li>Gak jelas? Frekuensinya kurang pas mungkiin!</li>
<li>Gak jelas? Ganti dari analog jadi TV Digital doong!</li>
<li>Gak jelas? Cari jawabannya sendiri paak!</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/gakjelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#007 &#124; Bandung Pisan</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 15:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[
Bingung cari oleh-oleh yang Bandung pisan alias Bandung banget?
Kalo di Bali ada Joger dan di Jogja ada Dagadu, untuk Bandung, coba deh cari &#38; datengin &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-514" href="http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/mahanagari-3/"><img class="alignnone size-full wp-image-514" title="mahanagari" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/06/mahanagari1.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p>Bingung cari oleh-oleh yang Bandung pisan alias Bandung banget?</p>
<p>Kalo di Bali ada Joger dan di Jogja ada Dagadu, untuk Bandung, coba deh cari &amp; datengin <a title="Mahanagari" href="http://www.mahanagari.com" target="_blank">Mahanagari</a>, sebuah toko yang ngejual pernak-pernik khas kota Bandung. Mulai dari kaos, pin, gantungan kunci, dan beragam benda lainnya didesain dan dikemas sedemikian rupa dengan tema khas Bandung. Toko ini saya kenal udah cukup lama, dan baru ketemu lagi minggu lalu di BIP. Yang bikin saya ketemu toko ini lagi pas liat ada tanda diskon 20% atau 50%, berhubung penasaran saya tanya ketentuan diskonnya. Ternyata, 20% adalah diskon standar, sedangkan untuk dapet yang 50% kita harus menjawab pertanyaan seputar Bandung dengan tepat.</p>
<p>Coba, ada yang tau ga bunga khas kota Bandung?</p>
<p>Saya yakin warga Bandung juga belum tentu tau, baik namanya ataupun bentuk bunganya. Kalo berhasil menjawab dengan benar, yaitu bunga Ki Merak atau Patrakomala, berarti bisa dapet diskon 50% untuk membeli kaos dari Mahanagari. Pertanyaan lain yang berhasil saya jawab <span style="text-decoration: line-through;">dengan pemikiran yang cukup keras</span> adalah dengan menyebutkan 5 AA yang terkenal di Bandung. Mau tau jawabannya?</p>
<ul>
<li>AA Gym</li>
<li>AA Laksana</li>
<li>AA Boxer</li>
<li>AA Tarmana</li>
<li>Konferensi AA (Asia Afrika)</li>
</ul>
<p>Kreatif dan memaksa kita untuk lebih tau tentang Bandung, ya kaan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#006 &#124; New Balance 634</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/nb634/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/nb634/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 17:05:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[
New Balance Athletic Shoe, Inc. (NBAS), best known as simply New Balance, is a footwear  manufacturer based in Boston. It was founded in 1906 as &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-495" href="http://www.rizkyardianto.com/nb634/attachment/634/"><img class="alignnone size-full wp-image-495" title="New Balance 634" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/05/634.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p>New Balance Athletic Shoe, Inc. (NBAS), best known as simply New Balance, is a footwear  manufacturer based in Boston. It was founded in 1906 as the New Balance Arch Support Company. Eschewing expensive advertising campaigns, it has nevertheless grown to be one of the largest makers of sports footwear in the world.</p>
<p><a title="New Balance on WIikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/New_Balance" target="_blank">http://en.wikipedia.org/wiki/New_Balance</a></p>
<p><a title="New Balance" href="http://www.newbalance.com" target="_blank">http://www.newbalance.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/nb634/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#005 &#124; Wedding Portraiture</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/portraiture/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/portraiture/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 11:23:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=476</guid>
		<description><![CDATA[
This picture was taken when I attended Success in Posing &#38; Strategies for Wedding / Portrait Photographer workshop, organized by  Neumatt. Step-by-step on how &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-485" href="http://www.rizkyardianto.com/portraiture/portraiture-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-485" title="The Wedding Portraiture" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/05/portraiture.jpg" alt="" width="800" height="455" /></a></p>
<p>This picture was taken when I attended <strong>Success in Posing &amp; Strategies for Wedding / Portrait Photographer </strong>workshop, organized by  <a title="Neumatt Centre for Photography" href="http://www.neumatt.com" target="_blank">Neumatt</a>. Step-by-step on how to directing pose, communication with model, and how to build connection with model was given here by Stefanny Imelda. This was a very interesting workshop, if I may say. It really open my eyes to get more emotion captured on every picture, especially when shooting portrait, couple or group photos.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/portraiture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#004 &#124; Behind the Scene</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/scene/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/scene/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 May 2010 05:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=472</guid>
		<description><![CDATA[
Tersangkut kendala perijinan di kawasan &#8220;komersial&#8221; membuat persiapan kami untuk mengambil foto outdoor dengan tema yang diinginkan kurang berjalan dengan baik. Cuaca pada hari pemotretan &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-473" href="http://www.rizkyardianto.com/scene/behindthescene/"><img class="alignnone size-full wp-image-473" title="Behind the Scene" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/05/behindthescene.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p>Tersangkut kendala perijinan di kawasan &#8220;komersial&#8221; membuat persiapan kami untuk mengambil foto outdoor dengan tema yang diinginkan kurang berjalan dengan baik. Cuaca pada hari pemotretan nampaknya kurang mendukung untuk mengambil foto outdoor. Kawasan Bogor yang beberapa hari terakhir cerah, diguyur hujan deras dan cukup lama. Akhirnya saya hanya mendapatkan foto persiapan behind the scene ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/scene/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#003 &#124; Self-Portrait</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/self/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/self/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 May 2010 18:05:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[
Bikin foto self-portrait ternyata ga semudah yang dibayangkan, hasil jepretan seringkali ga sesuai dengan keinginan. Dan, kita ga akan pernah tahu rasanya sebelum mencoba.
Inilah hasilnya, &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-465" href="http://www.rizkyardianto.com/self/self-2/"><img class="alignnone size-full wp-image-465" title="self" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/05/self.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p>Bikin foto self-portrait ternyata ga semudah yang dibayangkan, hasil jepretan seringkali ga sesuai dengan keinginan. Dan, kita ga akan pernah tahu rasanya sebelum mencoba.</p>
<p>Inilah hasilnya, gambar-gambar yang sesuai dengan keinginan.</p>
<p>Narcisism is not a crime, right? <img src='http://www.rizkyardianto.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/self/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
