<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>[r:zrd] &#187; Stuff</title>
	<atom:link href="http://www.rizkyardianto.com/category/stuff/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.rizkyardianto.com</link>
	<description>Rizky Ardianto</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 09:48:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>#012 &#124; Tak Ada Akar, Rotan Pun Jadi</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Aug 2010 16:40:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[
Kota medan memang menjanjikan wisata kuliner yang unik dan tak dijumpai di daerah lain. Di bulan Ramadhan ini khususnya, sebut saja Bubur Pedas dan Pakkat &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-567" href="http://www.rizkyardianto.com/pakkat/rotan/"><img class="alignnone size-full wp-image-567" title="Rotan" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/08/Rotan.jpg" alt="" width="800" height="416" /></a></p>
<p>Kota medan memang menjanjikan wisata kuliner yang unik dan tak dijumpai di daerah lain. Di bulan Ramadhan ini khususnya, sebut saja Bubur Pedas dan Pakkat atau Rotan Muda, menjadi makanan yang diburu oleh pecinta wisata kuliner. Keduanya merupakan makanan khas yang hanya muncul di saat Ramadhan.</p>
<p>Penampakan mentah dari pakkat seperti batang tebu atau bambu biasa, setelah dibakar beberapa menit di atas arang batok kelapa, kulitnya dapat dikupas dan meninggalkan dagingnya yang berwarna putih, seperti ketela, hanya lebih ramping. Wanginya seperti jagung rebus, dan rasanya seperti jagung muda dengan sedikit rasa pahit. Biasanya disajikan dengan bumbu serundeng yang gurih, sehingga menyamarkan rasa pahit apabila dimakan langsung tanpa tambahan bumbu.</p>
<p>Pakkat ini dijual per batang, dengan panjang sekitar 30-40 cm dengan harga 2.000 rupiah, atau 5.000 rupiah untuk 3 batang. Paling nikmat dihidangkan saat masih hangat, dengan taburan bumbu serundeng yang dijual terpisah, dengan harga 3.000 per bungkus. Kabarnya pakkat ini dapat menambah nafsu makan bagi yang menyantapnya.</p>
<p>Tergoda dengan keunikannya, mampir saja ke sekitar jalan Letda Sujono, setiap hari selama bulan Ramadhan, mulai pukul 3 sore.</p>
<p>Untuk bubur pedas sendiri, saya berkesempatan mencobanya di Ramadhan Fair 2010 di sekitar Masjid Raya, rasanya unik karena tidak sesuai dengan namanya, ga ada pedas-pedasnya sama sekali. Warnanya agak kekuningan dengan taburan urap, yang juga rasanya tidak pedas. Mungkin pedas dalam bahasa Medan punya arti tertentu? Harganya sendiri cukup terjangkau, 1 porsi bubur pedas dapat diperoleh dengan 12.000 rupiah. Jika tertarik untuk mencobanya, bisa didapatkan di Ramadhan Fair di sekitar Masjid Raya beserta beragam hidangan khas Ramadhan lainnya dari Medan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/pakkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#011 &#124; We Need You! Work Safely</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 09:47:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[
Terharu saya ngeliat tulisan ini, We Need You! Work Safely (Kami Butuh Anda! Bekerjalah dengan Selamat). Sebuah kata-kata sederhana, dan mungkin kata-kata seperti ini lebih &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-579" href="http://www.rizkyardianto.com/wnyws/collages/"><img class="alignnone size-full wp-image-579" title="wnyws" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/08/Collages.jpg" alt="" width="800" height="450" /></a></p>
<p>Terharu saya ngeliat tulisan ini, <strong>We Need You! Work Safely (Kami Butuh Anda! Bekerjalah dengan Selamat).</strong> Sebuah kata-kata sederhana, dan mungkin kata-kata seperti ini lebih cocok  ditempel di dinding di perusahaan tempat kita bekerja. Yang beda disini  adalah, kata-kata ini tertulis di box catering, dan belum pernah saya  jumpai di box makanan manapun. Mungkin harapan dari perusahaan catering  ini adalah, kita selalu sehat dan memesan makanan dari catering ini,  karena bagaimanapun dia perlu orang yang masih memakan produknya agar  perusahaan tetap berjalan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/wnyws/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#010 &#124; Medan Plaza</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/mp/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/mp/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 16:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Thought]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[
There is always a first time for everything.
Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-548" href="http://www.rizkyardianto.com/mp/img_1723/"><img class="alignnone size-full wp-image-548" title="Plaza" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/07/IMG_1723.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p><strong>There is always a first time for everything.</strong></p>
<p>Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di Medan, saya sempatkan untuk  nonton ke bioskop, untuk nonton <em>installment </em>ketiga dari serial saga Twilight, berjudul Eclipse. Film pertama, Twilight, saya tonton di bioskop, dengan kesan filmnya biasa aja, alurnya lambat dengan konflik yang ga terlalu istimewa. Seri kedua, New Moon, baru saya tonton lewat DVD, 3 jam sebelumnya, karena kebetulan saya membawa beberapa DVD yang belum sempat ditonton dan salah satunya New Moon ini. Saya tonton semata-mata agar alur ceritanya tetap bisa saya ikuti. Kesan dari New Moon, hampir sama dengan film yang pertama, ga terlalu berkesan.</p>
<p>Di film yang ketiga ini, emosi dan konflik sudah mulai terasa, dimana keputusan yang cukup besar harus diambil oleh Bella, sang Juliet dalam cerita ini, yang harus memilih antara Romeo A &#8211; Edward atau Romeo B &#8211; Jacob. Walaupun tahu bahwa Bella akan tetap memilih Edward, ada saat-saat dimana dia bisa saja merubah keputusannya dan berpaling ke Jacob. Ditambah lagi, sebuah keputusan lain yang juga besar, saat nanti Bella memutuskan untuk menjadi vampir, artinya dia akan memulai genderang perang antara keluarga Cullen dengan Quileute.</p>
<p>Dari ketiga film ini, menurut saya Eclipse lah film yang terbaik dari 2 film sebelumnya dan membuat saya ingin menonton seri berikutnya, Breaking Dawn. Saya memang tidak mengikuti bukunya, tapi saya yakin membaca bukunya akan jauh lebih seru dibandingkan filmnya.</p>
<p>Oke, cukup dengan filmnya. Ada satu hal lagi yang memang dari dulu ingin saya lakukan, yaitu mencoba setiap bioskop di kota yang saya singgahi. Bioskop pertama, Medan Plaza, punya suasana yang agak tradisional, mirip dengan Planet Hollywood di Jakarta. Pemanggilan penonton dilakukan dengan membunyikan bel, owh, so last year. Sistem audio biasa aja dan cropping film dari operator kurang bagus sehingga masih meninggalkan bayangan di sisi atas dan bawah film. Untuk ukuran Medan, rasanya perlu dibenahi, karena walaupun belum ada kompetitor seperti di Bandung dan Jakarta, penonton sudah sewajarnya diberikan pengalaman yang baru dalam menonton film.</p>
<p>Sebagai baseline, bioskop ini saya kasih 2 bintang, dan akan saya bandingkan dengan bioskop lainnya di Grand Palladium, Sun Plaza dan Thamrin Plaza.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/mp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>#007 &#124; Bandung Pisan</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2010 15:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photography365]]></category>
		<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[
Bingung cari oleh-oleh yang Bandung pisan alias Bandung banget?
Kalo di Bali ada Joger dan di Jogja ada Dagadu, untuk Bandung, coba deh cari &#38; datengin &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-514" href="http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/mahanagari-3/"><img class="alignnone size-full wp-image-514" title="mahanagari" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/06/mahanagari1.jpg" alt="" width="800" height="451" /></a></p>
<p>Bingung cari oleh-oleh yang Bandung pisan alias Bandung banget?</p>
<p>Kalo di Bali ada Joger dan di Jogja ada Dagadu, untuk Bandung, coba deh cari &amp; datengin <a title="Mahanagari" href="http://www.mahanagari.com" target="_blank">Mahanagari</a>, sebuah toko yang ngejual pernak-pernik khas kota Bandung. Mulai dari kaos, pin, gantungan kunci, dan beragam benda lainnya didesain dan dikemas sedemikian rupa dengan tema khas Bandung. Toko ini saya kenal udah cukup lama, dan baru ketemu lagi minggu lalu di BIP. Yang bikin saya ketemu toko ini lagi pas liat ada tanda diskon 20% atau 50%, berhubung penasaran saya tanya ketentuan diskonnya. Ternyata, 20% adalah diskon standar, sedangkan untuk dapet yang 50% kita harus menjawab pertanyaan seputar Bandung dengan tepat.</p>
<p>Coba, ada yang tau ga bunga khas kota Bandung?</p>
<p>Saya yakin warga Bandung juga belum tentu tau, baik namanya ataupun bentuk bunganya. Kalo berhasil menjawab dengan benar, yaitu bunga Ki Merak atau Patrakomala, berarti bisa dapet diskon 50% untuk membeli kaos dari Mahanagari. Pertanyaan lain yang berhasil saya jawab <span style="text-decoration: line-through;">dengan pemikiran yang cukup keras</span> adalah dengan menyebutkan 5 AA yang terkenal di Bandung. Mau tau jawabannya?</p>
<ul>
<li>AA Gym</li>
<li>AA Laksana</li>
<li>AA Boxer</li>
<li>AA Tarmana</li>
<li>Konferensi AA (Asia Afrika)</li>
</ul>
<p>Kreatif dan memaksa kita untuk lebih tau tentang Bandung, ya kaan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/mahanagari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Majalah Digital</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/majalahdigital/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/majalahdigital/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 11:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[
Selamat datang di era digital!
Saya yakin dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan kita, komputer telah merubah banyak hal dari yang sebelumnya berformat analog menjadi &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-367" href="http://www.rizkyardianto.com/majalahdigital/zinio/"><img class="alignnone size-full wp-image-367" title="zinio" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/02/zinio.jpg" alt="" width="800" height="353" /></a></p>
<p>Selamat datang di era digital!</p>
<p>Saya yakin dunia digital telah menjadi bagian dari kehidupan kita, komputer telah merubah banyak hal dari yang sebelumnya berformat analog menjadi format digital. Buku, musik, video, gambar, hingga media massa seperti televisi, koran dan majalah kini dapat juga dinikmati dalam format digital. Kehadiran teknologi digital dalam beberapa hal mulai mengancam sistem analog, misalnya kamera digital, namun hal ini tidak serta merta menghilangkan keberadaan sistem analog, penggemar fanatik tetap masih setia dengan komunitasnya. Pada hal yang lain, digitalisasi justru saling melengkapi, contohnya media massa digital yang bisa dengan mudahnya diakses melalui internet, Kompas versi ePaper atau video streaming Metro TV telah menjadikan tak ada lagi batasan wilayah. Semua orang yang bisa mengakses internet, bisa juga mendapatkan siaran yang sama dengan yang berada di Indonesia.</p>
<p>Untuk majalah, dengan semangat Go Green, beberapa provider menawarkan format majalah digital dengan harga yang kompetitif. Dengan konsep membolak-balik halaman majalah yang sebelumnya tidak bisa dirasakan dengan format PDF, <a href="http://www.suavecatalogue.com" target="_blank">Suave Catalogue</a> dan <a href="http://www.zinio.com" target="_blank">Zinio</a> mencoba menawarkan sesuatu yang &#8220;hilang&#8221; dengan tampilan selayaknya kita membalikkan halaman dari majalah yang dicetak. Bagi saya sendiri, perkenalan dengan majalah digital dimulai sekitar awal 2007, saat itu saya mempunyai sebuah flash disk dengan aplikasi <a href="http://www.u3.com" target="_blank">U3</a> di dalamnya. Dengan aplikasi ini, kita dapat menginstall sejumlah program, baik yang gratis maupun berbayar ke flash disk ini dan dapat dibuka di komputer mana saja. Nah, disinilah awalnya, di box flash disk tersebut ditawarkan promosi untuk menginstall Zinio Reader, sebuah aplikasi majalah digital yang memberikan majalah format digital secara gratis selama 3 bulan. Berhubung agak movie freak, saya memilih untuk berlangganan majalah film, Premiere (sayangnya saat ini sudah tidak tersedia) dan beberapa majalah gratis lainnya.</p>
<p>Dengan harga yang kompetitif, kemudian saya berlangganan majalah What Digital Camera, sebuah majalah fotografi. Harga versi cetak dari majalah ini di Jakarta Rp 135.000 sedangkan format digitalnya Rp 20.000 per edisi. Majalah lainnya, seperti Esquire juga ditawarkan dengan harga kurang dari Rp 10.000 per edisi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/majalahdigital/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>CMIIW</title>
		<link>http://www.rizkyardianto.com/cmiiw/</link>
		<comments>http://www.rizkyardianto.com/cmiiw/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 14:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rzrd</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photoworks]]></category>
		<category><![CDATA[Stuff]]></category>
		<category><![CDATA[[r:zrd]]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.rizkyardianto.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[
Denny Darko, salah satu finalis dari acara  The Master yang diselenggarakan oleh RCTI melakukan aksi untuk membebaskan dirinya dari jeratan rantai dan terkunci di dalam &#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-272" title="cmiiw" src="http://www.rizkyardianto.com/wp-content/uploads/2010/01/IMG_5659.JPG" alt="cmiiw" width="800" height="450" /></p>
<p><strong>Denny Darko</strong>, salah satu finalis dari acara  The Master yang diselenggarakan oleh RCTI melakukan aksi untuk membebaskan dirinya dari jeratan rantai dan terkunci di dalam air, aksi ini dilakukannya pada malam final melawan Limbad dan ditayangkan secara langsung dari studio RCTI pada tanggal 17 April 2009.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;">CMIIW = Correct Me If I&#8217;m Wrong,  is an internet slang for tell me if I  am mistaken.</p>
<p>http://dictionary.babylon.com</p>
</blockquote>
<p>That was a very dangerous performance, regarding that some of illusionist was nearly drown doing the same thing. As an escape artist, the timing have to be precised and no room for failure.</p>
<p>One thing common about failure, is that people will keep remember it rather than our success. People will remember my mistakes rather than my achievement.  When I asked not to think about green cat, for example, what happen next? yes, I just thinking about it a moment ago, and so do you. And then what, when I am afraid of something, it will sum up on my brain, making an excuse, and sometimes add another assumptions that most of it would be irrational. This negativity will make me stuck and afraid to move forward.</p>
<p>One of my friends said, that all things happens to us is just an impulse. It is me to decide whether I will take it by positive or negative response. My mindset will lead to my actions. Let all of negative stuff became our past, let start with the whole new idea positively. When someone talked too much, she might suitable to become presenter. When someone lie all the time, maybe he could be a great spy. When someone always worry about anything, maybe we can include him on risk management meeting.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.rizkyardianto.com/cmiiw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
