© 2012 Rizky Ardianto mip

#021 | Midnight in Paris

Mendapat rekomendasi dari beberapa teman, saya menonton film ini, Midnight in Paris, di BlitzMegaplex Grand Indonesia. Kabar bahwa film ini juga mendapat beberapa nominasi Golden Globe Awards 2012 utuk Film Komedi atau Musikal Terbaik,  Aktor Komedi atau Musikal Terbaik (Owen Wilson), Sutradara Terbaik (Woody Allen), dan memenangkan kategori Skenario Terbaik membuat ekspektasi saya terhadap film ini menjadi lebih tinggi dari sebelumnya.

Film dimulai dengan pemandangan beberapa sudut kota Paris mulai pagi hingga senja dan dilanjutkan dengan cerita dari tokoh utama yang sedang mempersiapkan pernikahan mereka. Ceritapun bergulir, mulai dari kegalauan tokoh pria antara mengejar cinta atau menyelesaikan novel yang sedang ditulisnya. Tengah malam, setelah lonceng berbunyi, sebuah peristiwa membawanya ke masa lalu, bertemu dengan penulis yang sangat dia kagumi. Hari-hari berikutnya peristiwa ini selalu dikejarnya hingga akhirnya dia harus benar-benar memilih antara menulis, menikah atau mencari cinta yang lain yang kepribadiannya sangat berbeda dengan wanita yang hendak dia nikahi.

Bagi saya, jalan cerita dan sinematografi dari film ini tergolong biasa dan tidak terlalu berkesan. Mungkin karena pemilihan pemeran yang kurang cocok untuk memerankan tokoh utamanya. Owen Wilson bagi saya tidak berhasil membawa film ini menjadi film komedi romantis, atau bahkan romantis saja. Pemandangan kota Paris juga tidak istimewa, lebih mirip potongan-potongan foto yang beriringan.

Midnight in Paris **

2 Responses to “#021 | Midnight in Paris”

  1. kok gak ada gambarnya? cm tanda tanya aja..

Leave a Reply