There is always a first time for everything.
Sering banget ya kita denger ungkapan ini, baik yang positif ataupun yang negatif. Kemarin, untuk pertama kalinya di Medan, saya sempatkan untuk nonton ke bioskop, untuk nonton installment ketiga dari serial saga Twilight, berjudul Eclipse. Film pertama, Twilight, saya tonton di bioskop, dengan kesan filmnya biasa aja, alurnya lambat dengan konflik yang ga terlalu istimewa. Seri kedua, New Moon, baru saya tonton lewat DVD, 3 jam sebelumnya, karena kebetulan saya membawa beberapa DVD yang belum sempat ditonton dan salah satunya New Moon ini. Saya tonton semata-mata agar alur ceritanya tetap bisa saya ikuti. Kesan dari New Moon, hampir sama dengan film yang pertama, ga terlalu berkesan.
Di film yang ketiga ini, emosi dan konflik sudah mulai terasa, dimana keputusan yang cukup besar harus diambil oleh Bella, sang Juliet dalam cerita ini, yang harus memilih antara Romeo A – Edward atau Romeo B – Jacob. Walaupun tahu bahwa Bella akan tetap memilih Edward, ada saat-saat dimana dia bisa saja merubah keputusannya dan berpaling ke Jacob. Ditambah lagi, sebuah keputusan lain yang juga besar, saat nanti Bella memutuskan untuk menjadi vampir, artinya dia akan memulai genderang perang antara keluarga Cullen dengan Quileute.
Dari ketiga film ini, menurut saya Eclipse lah film yang terbaik dari 2 film sebelumnya dan membuat saya ingin menonton seri berikutnya, Breaking Dawn. Saya memang tidak mengikuti bukunya, tapi saya yakin membaca bukunya akan jauh lebih seru dibandingkan filmnya.
Oke, cukup dengan filmnya. Ada satu hal lagi yang memang dari dulu ingin saya lakukan, yaitu mencoba setiap bioskop di kota yang saya singgahi. Bioskop pertama, Medan Plaza, punya suasana yang agak tradisional, mirip dengan Planet Hollywood di Jakarta. Pemanggilan penonton dilakukan dengan membunyikan bel, owh, so last year. Sistem audio biasa aja dan cropping film dari operator kurang bagus sehingga masih meninggalkan bayangan di sisi atas dan bawah film. Untuk ukuran Medan, rasanya perlu dibenahi, karena walaupun belum ada kompetitor seperti di Bandung dan Jakarta, penonton sudah sewajarnya diberikan pengalaman yang baru dalam menonton film.
Sebagai baseline, bioskop ini saya kasih 2 bintang, dan akan saya bandingkan dengan bioskop lainnya di Grand Palladium, Sun Plaza dan Thamrin Plaza.
cieeeee rizky tontonannya Eclipse euy, hehhehehe :p
Haha, waktu itu ga ada pilihan laen ma
ngga nyadar kalo tiketnya difoto juga. hehehe kapan yah?
nanti kita coba di palladium gan, mungkin bisa dikasih ***