© 2010 rzrd persepsi

#009 | Persepsi

Tadi pagi, sewaktu perjalanan menuju kantor, ada seseorang yang memberitahu bahwa roda belakang mobil saya bocor. Setelah itu, saya coba merasakan kejanggalan atau hal yang mungkin lain dari biasanya, mengingat ada beberapa cerita dengan modus perampokan yang diawali dengan hal seperti ini. Setelah beberapa saat dan agak jauh dari orang yang memberitahu tadi, saya putuskan untuk menepi dan memeriksa roda belakang. Terlihat baik-baik saja dan tak ada masalah, saya putuskan untuk melanjutkan perjalanan. Sisa perjalanan ke kantor saya masih merasakan kejanggalan terhadap sisi roda belakang, sesampainya ke kantor pun kembali saya cek dan rasanya tak ada masalah.

Untuk lebih meyakinkan diri sendiri, pulang kantor saya sempatkan untuk mampir di sebuah SPBU yang menyediakan pengecekan tekanan ban di sekitar jalan Gatot Subroto, mau langsung ke bengkel rasanya agak berlebihan, karena tampak kasat mata, kondisinya baik-baik saja. Tekanan ban yang disarankan (dalam keadaan dingin seharusnya) adalah 35 PSI atau 2.4 Bar. Hmm, masih normal ternyata, tekanan roda belakang, keduanya masih di kisaran 2.4 Bar. Memang tekanan semua roda baru saya cek minggu sebelumnya.

Mungkin ini yang disebut realitas sebagai akibat dari persepsi, karena sepanjang perjalanan saya merasa ada hal yang janggal, padahal sebenarnya dari hal teknis, tak ada masalah. Dan anehnya, setelah dilakukan pengecekan, perasaan mengendarai mobil tersebut kembali normal.

Setelah ini saya merasa tagline Just Do It! lebih bermakna dibandingkan sebelumnya. Daripada terlalu banyak persepsi yang membuat kita enggan atau bahkan tak jadi melakukan sesuatu karena ketakutan yang mungkin hanya ada di pikiran kita, lebih baik coba dulu, baru kita lihat hasilnya.

Persepsi adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka.[1] Perilaku individu seringkali didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri.[1]

Leave a Reply